PELATIHAN PEMERIKSAAN MALARIA 

 

SMF / DEPARTEMEN : PATOLOGI KLINIK

Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih banyak terjadi di Indonesia, bahkan beberapa daerah masih merupakan daerah endemis. Penegakan diagnosis malaria masih menjadi masalah terutama bagi laboratorium di daerah oleh karena keterbatasan kemampuan peralatan maupun ketrampilan sumber daya manusianya.

Untuk meningkatkan kemampuan dokter patologi klinik dan teknisi laboratorium dalam melakukan pemeriksaan diagnosis malaria, maka RSU DR Sutomo memberi kesempatan kepada dokter patologi klinik untuk mengikuti pelatihan di departemen patologi Klinik selama 5 hari. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah , diskusi dan praktek langsung di laboratorium sehingga peserta akan lebih mudah menerima materi pelatihan.


A. Tujuan Pelatihan

a. Tujuan Umum

Setelah pelatihan selama 3 hari, diharapkan peserta pelatihan dapat melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosis penyakit malaria secara benar.

b. Tujuan Khusus

1. Peserta memahami macam-macam jenis malaria.

2. Peserta mampu memahami gejala klinis dan laboratorium penyakit malaria.

3. Peserta mampu membuat hapusan darah malaria dengan benar.

4. Peserta mampu membaca hapusan darah malaria dengan benar.

5. Peserta mampu membuat interpretasi hasil pemeriksaan hapusan darah malaria dengan benar.


B. Garis Besar Materi 

1. Jenis-jenis parasit malaria, Gejala klinis, Patofisiologi penyakit malaria.

2. Persiapan pembuatan hapusan darah malaria.

3. Cara pengecatan hapusan darah malaria dan tetes tebal.

4. Cara pembacaan sediaan preparat malaria.

5. Interpretasi pembacaan hapusan darah malaria.


C. Instruktur 

Dokter ahli Patologi Klinik divisi Penyakit Infeksi.


D. Metode Pelatihan 

Ceramah, diskusi dan praktek, Evaluasi.


E. Peserta 

Dokter spesialis Patologi Klinik , PPDS Patologi Klinik, Analis Kesehatan ( D3 )


F. Lama Pelatihan

3 hari


G. Biaya Pelatihan 

Biaya pelatihan per peserta KLIK DISINI