Program Pencegahan Resistensi Antimikroba

Misi utama PPRA adalah pengendalian resistensi antimikroba melalui 2 strategi, yaitu : 1) mencegah selective pressure dengan menerapkan penggunaan antibiotik secara bijak (prudent use of antibiotics), 2) mencegah spreading dengan menerapkan pencegahan pengendalian infeksi (PPI) secara optimal.

Sesuai standar akreditasi nasional rumah sakit (SNARS) dan akreditasi internasional (JCI) RSUD Dr.Soetomo saat ini mengembangkan Antimicrobial Stewardship Program (ASP) dengan menerapkan prinsip-prinsip penggunaan antibiotik secara bijak untuk tujuan terapi pada kasus kasus infeksi dan untuk tujuan profilaksis pada pembedahan, sehingga resistensi antimikroba dapat dikendalikan.

  • Nama : Program Pencegahan Resistensi Antibiotik
  • Kepala : Hari Parathon, dr., Sp. OG (K)
  • Alamat : Komite PPRA, RSUD Dr Soetomo, Jl. Mayjend Prof Moestopo 6-8, Surabaya
  1. Layanan Pengembangan Pelatihan dan Edukasi

Layanan ini meliputi :

  • Pelatihan Internal bagi Staf Dokter (DPJP, PPDS, DM), Apoteker, Perawat di lingkungan RSUD Dr. Soetomo yang dilaksanakan rutin setiap tahun. Pelatihan ini diselenggarakan oleh KPRA bekerjasama dengan Bidang DIKLAT.
  • Pelatihan External/ pelatihan mandiri bagi rumah sakit lain yang membutuhkan bimbingan teknis dalam rangka implementasi PPRA sesuai regulasi dan standar nasional akreditasi rumah sakit (SNARS). Untuk itu telah dikembangkan paket-paket pelatihan “Pengendalian Resistensi Antimikroba Update (PRAUD)” yang meliputi paket:
    • PRAUD-basic training,
    • PRAUD-advanced training, dan
    • PRAUD-expert training
  • Seminar dan lokakarya

merupakan program rutin tahunan dalam rangka “world antibiotic awareness week (WAAW)”, dengan sasaran institusi dan profesi kesehatan, juga masyarakat luas seperti Puskesmas, kader kesehatan, guru SMU, organisasi kewanitaan, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan seperti organisasi Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dewan masjid, dewan gereja, dan lain-lain.

  1. Layanan Surveillance & Research

Layanan ini meliputi :

  • Surveillance of Antimicrobial Use (AMU)
  • Surveillance of Antimicrobial Resistance (AMR)
  • Riset yang terkait pengendalian resistensi

 

  1. Layanan Penatagunaan Antibiotik (Antibiotic Stewardship)

Tujuan Penatagunaan Antibiotik adalah :

  1. Menjaga dan meningkatkan outcome pasien, menurunkan morbiditas dan mortalitas akibat bakteri multi-resisten (MDRO),
  2. Menurunkan prevalensi bakteri resisten di lingkungan RSUD Dr. Soetomo,
  3. Melakukan perawatan pasien secara optimal dengan mengendalikan tatalaksana kasus infeksi dan penggunaan antibiotik yang bijak di lingkungan RSUD Dr. Soetomo,
  4. Menggunakan antibiotik secara bijak dan mengendalikan penggunaan antibiotik secara optimal untuk indikasi terapi dan profilaksis,
  5. Menurunkan biaya perawatan dan pengobatan (cost saving).

 

  1. Layanan Konsultasi dan Forum Kajian Kasus Infeksi Terintegrasi (FORKKIT)

Penanganan penyakit infeksi sulit/kompleks ini dilakukan secara berjenjang dimulai SMF (DPJP atau Tim PRA SMF) dan bila diperlukan KPRA RSUD Dr.Soetomo dapat dilibatkan dalam penanganan kasus tersebut, memberikan bimbingan dan memantau perkembangan pasien.

  • Prof.Dr.Kuntaman,dr.,MS.,SpMK(K)
  • Prof.Usman Hadi,dr.,PhD.,SpPD-KPTI
  • Hari Paraton,dr.,SpOG(K)
  • Dr.Erwin Astha Triyono,dr., SpPD-KPTI, FINASIM
  • Mariyatul Qibtiyah,S.Si., Apt, SpFRS
  • Agustina Damayanti, SKM
  • Fendy Matulatan,dr.,SpB(K)BA
  • Musofa Rusli,dr.,SpPD
  • Bambang Pujo Semedi,dr.,SpAn-KIC
  • Dwiyanti Puspitasari,dr.,DTMH, MCTM,SpA(K)

Selain Tim inti, anggota Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA) RSUD Dr.Soetomo merupakan perwakilan SMF atau Instalasi terkait, sesuai SK Direktur no: 188.4/8504/301/2018 terdiri dari:

  • Soedarsono,dr.,SpP(K) (SMF Ilmu Penyakit Paru)
  • Lynda Hariyani, dr.,SpBP-RE (SMF Bedah Plastik)
  • Sulis Bayusentono,dr.,,M.Kes, SpOT (SMF Orthopedi dan Traumatologi)
  • Abdullah Machin, dr.,SpS (SMF Penyakit Saraf)
  • Leny Kartina, dr.,SpA(K) (SMF Ilmu Kesehatan Anak)
  • Dina Angelika,dr.,SpA(K) (SMF Ilmu Kesehatan Anak)
  • Relly Yanuari Primariawan,dr.SpOG(K) (SMF Obgin)
  • Hanifa Erlin Darmawanti,dr.,SpOG (SMF Obgin)
  • Rizky Pranadyan,dr.,SpOG (SMF Obgin)
  • Arif Rakhman Hakim, dr.,SpB(K)BTKV (SMF Ilmu Bedah)
  • Tedy Apriawan,dr.,SpBS (SMF Bedah Saraf)
  • Deny Saptanarendra,dr., SpB-KBD (SMF Ilmu Bedah)
  • Anugrah D Santosa,dr.,SpU (SMF Urologi)
  • Artono,dr.,SpTHT-KL (SMF THT)
  • Ismi Zuhriyah,dr.,SpM (SMF Ilmu Kesehatan Mata)
  • Medhi Denisa, dr., SpKK (SMF Kulit Kelamin)
  • Fajar Perdhana,dr.,SpAn-KAKV (SMF Anestesi dan Reanimasi)
  • Rony Baehaqi, drg.,SpBM(K) (SMF Gigi dan mulut)
  • Lindawati Alimsardjono,dr.,MKes, SpMK(K) (SMF Mikrobiologi Klinik)
  • Deby Kusumaningrum,dr.,MSi, SpMK (SMF Mikrobiologi Klinik)
  • Neneng Dewi Kurniati,dr.,SpMK (SMF Mikrobiologi Klinik)
  • Yetti Hernaningsih,dr.,SpPK (SMF Pathologi Klinik)
  • Fierly Hayati,dr.,SpRad (SMF Radiologi)
  • Jajuk Retnowati, S.Kep,Ns (Komite Keperawatan)
  • Heri Wahyudiono,S.Kep,Ns (Koordinator IPCN)
  • Muhammad Yahya, drs.,Apt, SpFRS (Instalasi Farmasi)
  • Ridlo Pahlavi,S.Farm, M.Farm Klin,Apt (Instalasi Farmasi)
  • Suci Purwati, S.Gz (Instalasi Gizi)

Mohon maaf data sedang dalam proses. Terima kasih.

Mohon maaf data sedang dalam proses. Terima kasih.

Mohon maaf data sedang dalam proses. Terima kasih.

Mohon maaf data sedang dalam proses. Terima kasih.

CATATAN:

  • Paket pelatihan internal PRAUD Basic plus Reviewer, kapasitas peserta maksimal 30 orang
  • Paket pelatihan mandiri PRAUD Basic plus Reviewer, kapasitas peserta maksimal 50-60 orang
  • Paket pelatihan mandiri PRAUD advanced, kapasitas peserta maksimal 20-25 orang

Kantor komite PPRA yang terletak di Jalan Mayjend. Prof. Dr. Moestopo 6-8 dengan bangunan menghadap Jalan Dharmawangsa, lokasi ini sangat dekat dengan Stasiun Kereta Api Gubeng dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit.  Apabila dari Terminal Bungurasih dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam, begitu juga dari Bandara Juanda dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 jam.

Bagi warga Kota Surabaya, lokasi gedung ini mudah diakses karena dilalui kendaraan umum dari berbagai jurusan maupun kendaraan pribadi.

Mohon maaf data sedang dalam proses. Terima kasih.